DENPASAR – Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika mengancam oknum di daerah yang berani menyelewengkan penyaluran beras rakyat sejahtera (sebelumnya disebut raskin). Seluruh kepala desa diminta untuk mendistribusikan bahan kebutuhan pokok tersebut secara merata.
"Jika masih ditemukan hal seperti (penyelewengan) itu akan saya laporkan ke polisi," ujarnya di Denpasar, seperti dikutip republika.co.id Selasa (26/1).
Pastika mengaku kerap mendapat informasi bahwa rastra diperuntukkan untuk masyarakat kurang mampu itu dibagi dengan sistem bagi rata. Masyarakat yang tergolong mampu secara ekonomi di beberapa desa bahkan ada yang tetap mendapat bagian.
Masyarakat miskin yang seharusnya memperoleh 15 kilogram (kg) per orang hanya mendapatkan lima kg. Mantan Kapolda Bali tersebut tak ingin hal sama terulang di tahun ini.
"Saya harap penyaluran tahun ini tepat harga, tepat jumlah, tepat mutu, tepat waktu, dan tepat administrasi," ujarnya.
Data Bulog Divisi Regional Bali menunjukkan, pemerintah untuk 2016 menyalurkan rastra bagi 15,5 juta rumah tangga sasaran (RTS). Khusus Bali, Bulog akan menyalurkan 27.346.320 kg beras yang diperuntukkan bagi 151.924 RTS yang tersebar di sembilan kabupaten dan kota. Rasstra  di Bali dijual dengan harga Rp 1.600 per kilogram.
Sumber :republika.co.id Tags :Gubernur Bali Ancam Penyeleweng Rastra